Rabu, 25 November 2009
GAPLEK
Senin, 23 November 2009
Seorang Abdi Negara
Ujian CPNS sudah dilaksanakan hari Sabtu kemarin, berganti dengan perasaan penuh harap nantinya akan lolos menjadi seorang PNS(Pegawai Negeri Sipil). Itulah sebuah tujuan mulia, menjadi seorang abdi negara sepenuhnya untuk melayani kepentingan masyarakat. Sama - sama sudah kita awasi pelaksanaannya, tanpa ada kecurangan - kecurangan yang pernah menjadi perbincangan publik di kabupaten Trenggalek. Walaupun mungkin kita tidak tahu di belakang sana, benar sekali calo -calo PNS sedang menikmati hasilnya. Siapa sih yang tidak ingin menikmati gaji bulanan yang tak pernah telat, tunjangan, dan masih banyak lagi fasilitas - fasilitas yang diberikan??"Munafik" kalau menurut saya jika ada yang mengatakan, "Saya tidak mau menjadi pegawai negeri!!" untuk ukuran Trenggalek. Kita sebagai masyarakat berhak untuk mengawasi, mengkritik semua kerja pemerintah daerah kita, seperti perekrutan CPNS kemarin. Gunanya, supaya yang lolos sebagai abdi masyarakat ini benar - benar mereka yang memiliki intelektualitas tinggi, bukan mereka - mereka yang sebenarnya bodoh, terus karena punya uang dan berasal dari tahta pegawai, mereka akhirnya lolos. Inilah sebenarnya yang membuat bangsa ini bukan semakin maju, melainkan semakin bobrok karena orang - orang yang berkecimpung di dunia pemerintahan adalah orang - orang yang tak punya kemampuan apa - apa. Bisannya cuma maen game saat berada di kantor. Atau cuma kepengin menikmati ruangan yang sejuk karena AC. Keluhan masyarakat, karena pelayanan yang tidak memuaskan dianggap angin lalu, dan baru bisa diselesaikan dengan prosedur yang bertele -tele. Padahal gaji yang mereka terima adalah dari rakyat. Semoga kita sadar, kita diberi amanat oleh Allah untuk menjadi seorang pelayan masyarakat bukan untuk menikmati gaji yang terus merangkak naik, tapi kemauan untuk memperbaiki sikap, kemampuan adalah sesuatu yang baik yang harus tetap dilakukan. Demi kemajuan bangsa ini.....Rabu, 28 Oktober 2009
Soempah Pemoeda 28 Oktober 1928
SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA
Djakarta, 28 Oktober 1928
Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di
Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 - 28 Oktober 1928 1928.
Catatan :
Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu"Indonesia Raya"
gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.
- Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat
di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah
Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie
Kong Liong. - 2. Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau
Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang
yaitu :
a. Kwee Thiam Hong
b. Oey Kay Siang
c. John Lauw Tjoan Hok
d. Tjio Djien kwie
Minggu, 04 Oktober 2009
Gempa 7, 6 SR mengguncang Sumatera Barat
30 September tahun 2009 terjadi gempa yang cukup dahsyat, Gempa Padang Pariaman. Kekuatan 7,6 SR telah meluluhlantakkan kota yang terkenal dengan keelokan budaya dan alamnya ini. Sementara itu hingga hari kelima berdasarkan data Satkorlak PB, sedikitnya 603 orang tewas dalam bencana gempa yang terjadi Rabu (30/9) lalu. Jumlah korban meninggal terbanyak berada di Padang Pariaman 275 orang, menyusul Kota Padang 231 orang (www.bipnewsroom.info). Akibat gempa ini pula sedikitnya 343 orang masih dinyatakan hilang dan ribuan lainnya mengalami luka berat dan ringan serta kehilangan tempat tinggal dan sanak saudarSekali lagi kita diingatkan untuk introspeksi diri, bahwa segala yang kita punya hanya sementara. Tak peduli siapapun, tak kan mampu menghentikan kehendak - Nya.Keingintahuan pun menyeruak. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Setelah di Sumatera Barat dan Jambi, selanjutnya di mana? Akan adakah gempa susulan yang lebih besar? Memang tak ada yang bisa menetapkan secara presisi kapan dan di mana akan terjadi gempa. Hingga saat ini para ahli hanya dapat memperhitungkan kemungkinan akan terjadinya gempa, baik vulkanik maupun tektonis di suatu kawasan.
Kepulauan Nusantara, yang terlatak di cincin api (ring fire) memang tergolong rawan gempa bumi, khususnya pesisir bagian barat Pulau Sumatera. Palung (tanah yang berlekuk dalam dan berisi air) Sumatera kawasan barat yang merupakan zona penunjaman Lempeng Eurasia ke Lempeng Indo-Australia mengakibatkan Pulau Sumatera rawan diguncang gempa tektonis besar. Potensi gempa di Indonesia memang terbilang besar, sebab berada dalam pertemuan sejumlah lempeng tektonik besar yang aktif bergerak. Daerah rawan gempa tersebut membentang di sepanjang batas lempeng tektonik Australia dengan Asia, lempeng Asia dengan Pasifik dari timur hingga barat Sumatera sampai selatan Jawa, Nusa Tenggara, serta Banda.
Kemudian interaksi lempeng India-Australia, Eurasia dan Pasifik yang bertemu di Banda serta pertemuan lempeng Pasifik-Asia di Sulawesi dan Halmahera. Kata Sukhyar, terjadinya gempa juga berkaitan dengan sesar aktif. Di antaranya sesar Sumatera, sesar Palu, atau sesar di yang berada di Papua. Ada juga sesar yang lebih kecil di Jawa seperti sesar Cimandiri, Jawa Barat( news.okezone.com). Kita yang berada di kabupaten Trenggalek perlu waspada akan datangnya bencana, karena posisi kita berada di pesisir selatan Pulau Jawa yang dekat dengan Samodera Indonesia. Yang memprihatinkan kenapa pemerintah seakan tinggal diam terhadap keselamatan masyarakatnya. Kita yang berada di daerah rawan gempa, sama sekali belum mendapat pelatihan atau semacam simulasi tanggap bencana.Bagaimana untuk menyelamatkan diri ketika terjadi bencana. Apakah pemerintah memang sengaja menunggu bencana itu baru terjadi, banyak korban jiwa, kemudian baru diadakan simulasi..?? Keadaan seperti inilah yang seharusnya menjadi perhatian kita semua. Memang kita tidak mengaharapkan datangnya bencana, tetapi kewaspadaan itu perlu untuk meminimalisir setiab akibat buruk dari sebuah kejadian.
Minggu, 20 September 2009
Lebaran Lagi..
Rabu, 16 September 2009
Malam Seribu Bulan???
Malam Lailatul Qadar....Inilah malam yang selalu dinanti - nantikan oleh orang yang beriman ketika bulan Ramadhan.Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. "Artinya : Barang siapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu" [Hadits Riwayat Bukhari 4/217 dan Muslim 759]
Disunnahkan untuk memperbanyak do'a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah Radhiyallahu 'anha, (dia) berkata : "Aku bertanya, "Ya Rasulullah ! Apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi), apa yang harus aku ucapkan ?" Beliau menjawab, "Ucapkanlah :
"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul afwa fa'fu'annii"
"Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku"
Kapan Malam Lailatul Qadar Itu?
Terdapat riwayat dari Nabi Muhamad bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada malam 21, malam 23, malam 25, malam 27, atau malam 29 dan akhir malam bulan Ramadhan.
Al-Imam Asy-Syafi’i berkata: “Ini menurut saya, wallahu a’lam, karena Nabi Muhamad menjawab sesuai dengan pertanyaannya. Dan pendapat yang paling kuat bahwa itu terjadi pada malam-malam yang ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan berdasarkan sabda Nabi Muhamad dari ‘Aisyah bahwa Nabi Muhamad beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan beliau mengatakan:
“Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim, lihat Shifat Shaum An-Nabi, Asy-Syaikh Ali Hasan, hal. 87)
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar?
Dari Ubai ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:
“Pagi hari dari malam Lailatul Qadar, matahari terbit tanpa sinar seperti bejana dari tembaga sampai tinggi.” (HR. Muslim)
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, bersabda Rasulullah SAW:
“Lailatul Qadar adalah malam yang tenang, cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari terbit di pagi harinya lemah dan berwarna merah.” (HR. Ath-Thayalisi, Ibnu Khuzaimah, dan Al-Bazzar, sanadnya hasan. Lihat Shifat Shaum An-Nabi, Asy-Syaikh Ali Hasan, hal. 90)
Wallahu a’lam. ?
Rabu, 09 September 2009
Berkah Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah bulan yang suci, penuh berkah dan ampunan. Dalam setiap momentum bulan puasa, ada saja hal menarik yang berada di sekitar kita. Semakin ramainya masjid dan musholla ketika salat Tarawih, saling berbagi kepada sesama muslim, dan di bulan inilah terdapat mmalam Laitul Qadar malam seribu bulan. Jangan heran ketika anda melintas di ssepanjang jalan alun - alun Trenggalek saat menjelang sore hari, banyak orang yang mengais rejeki dengan menjual ta'jil untuk menu berbuka puasa. Seperti inilah suasana yang saya temui di sana beberapa hari yang lalu. Tak salah jika bulan Ramadan ini memang membawa berkah dan kebahagiaan bagi semua orang. Perlu anda ketahui memang setiap tahun, bulan Ramadhan akan selalu dinanti - nanti kehadirannya oleh semua muslim. Dan ini beberapa tips untuk anda agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan sempurna :1. Berniat dengan hati yang tulus, berpuasa hanya karena ridho - Nya
2. Hindari hal - hal yang dapat membatalkan dan mengurangi pahala puasa misal : ngrumpi
3. Perbanyak mengikuti kegiatan - kegiatan keagamaan misal : pondok Ramadhan, tadarus
4. Berbagilah dengan sesama dalam bentuk apapun walaupun sedikit
Semoga apa yang anda jalankan di bulan ini memang benar - benar sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, dan semoga kita masih dapat dipertemukan dengan bulan Ramadhan tahun depan. Amin...
Langgan:
Entri (Atom)