Put your ad code here

Selasa, 10 November 2015

Kisah Sederhana

Walau sempat tertunda hampir tujuh tahun lamanya, mimpi itu akhirnya terwujud. Mimpi konyol anak yang berasal dari keluarga miskin untuk menjadi sarjana. Memperoleh pendidikan tinggi bagi saya ibarat tingginya langit yang tidak akan pernah bisa digapai dengan tangan manusia kecil. Bahkan semangat itupun sebenarnya sudah terkubur lama dan pernah pupus harapan. Itu karena sekali lagi disebabkan faktor finansial. Bukan perkara mudah untuk bisa membagi penghasilan membiayai kuliah, sedangkan untuk kebutuhan sehari-hari keluarga saja masih belum cukup. 

Akan tetapi dorongan semangat dari isteri, keluarga, dan teman membangkitkan semangat saya untuk bisa mendapatkan gelar yang menurut ukuran saya sangat mewah. Dan satu lagi yang membuka mata hati saya untuk kembali bersemangat memperoleh cita-cita. Semangat anak-anak yang belajar di madrasah tempat saya mengajar. Anak-anak pinggiran dari desa Gamping yang selalu unik dan memberikan warna dalam aktifitasku mengajar di MTs Ma'arif Karangan. 

Perjuangan mereka untuk bisa sampai di madrasah ini patut saya apresiasi. Semangat mereka, anak-anak ndeso itu membuktikan kalau mereka memang punya cita-cita tinggi untuk hidupnya kelak. Disaat anak-anak yang lain masih terlelap dalam tidurnya, mereka sudah harus bersiap-siap untuk berangkat sekolah. Dari tempat tinggal mereka yang harus melewati jalan beraspal rusak sekitar 3 km menuju jalan raya. Kemudian ditambah menuju sekolah lebih dari 9 km, satu keinginan mereka untuk mendapatkan ilmu yang baik dari para guru. Yang saya tahu pukul enam pagi mereka sudah berada di sekolah setiap harinya. Belum lagi ditambah perjuangan orang tua mereka untuk menyiapkan uang saku dan transport yang tidak sedikit menurut ukuran saya. Satu hal yang saya sangat salut dari anak-anak Gamping ini, yaitu keluguan dan kesopanan mereka kepada yang lebih tua bukti kalau mereka belum "terkontaminasi" , ditengah-tengah terjadinya degradasi moral saat ini.

Saya beruntung dipertemukan dengan anak-anak "aneh" ini, mengajarkan banyak hal tentang kesederhanaan hidup, semangat dan solidaritas yang tinggi. Semoga kelak kalian sukses seperti apa yang kalian inginkan, untuk merubah derajat keluarga kalian. Amin....




Minggu, 13 September 2015

Pekerjaan, Antara Materi dan Hati Nurani

Tidak semua orang bisa menikmati sebuah ritme pekerjaan yang sesuai dengan hati atau yang sering disebut passion. Mulai dari materi, suasana kerja, dan hasil dari apa yang kita kerjaan selalu menjadi pertimbangan bagi mereka yang menginginkan sebuah posisi. Setinggi apapun keberadaannya akan diraih bahkan dengan cara apa saja, halal bisa...haram pun akan menjadi layak.

Akan tetapi rasa kepuasan dalam melakukan sebuah pekerjaan tidak akan dapat dibayar berapapun dengan uang, itu menurut saya. Bahkan karena menganut cara berpikir ini, banyak orang yang akan mencela saya akan menjadi kere selama-lamanya atau saya ini goblok luar biasa.

Saya pernah ditawari sebuah pekerjaan oleh teman saya, yang katanya jika kedepan prospeknya bagus. Apalagi kalau punya keahlian, akan bisa cepet naik pangkat. Seketika itu saya mengiyakan karena saya memberi jawaban saat kondisi keuangan keluarga sedang minus. Semangat untuk mencari keberuntungan ke luar kota muncul dari dalam jiwa saya dan hampir menghanguskan apa yang sebenarnya suara hati nurani saya. Akan tetapi tidak semua orang tahu bagaimana pada malam itu kepala saya pusing seperti mau pecah. Keinginan dalam logika memang mendorong saya untuk berangkat ke luar kota malam itu. Akan tetapi hati nurani memanggil-manggil dengan kuat untuk mempertahankan pekerjaan yang sudah saya jalani sekarang. Memberi pesan bahwa masih banyak orang-orang yang membutuhkan tenaga dan apa yang saya bisa. Dan akhirnya dengan berbagai pertimbangan saya memutuskan untuk tetap berkarya di kota ini. Walaupun keputusan ini akan memberikan banyak dampak pada kehidupan saya, tetapi Bismillahirrohmannirrohim.....saya siap menerima segala resikonya. Saya memilih tetap menjadi buruh pendidikan di madrasah swasta ini....

Secara materi memang tak bisa diandalkan dari bayaran mengajar di madrasah ini, tetapi kepuasan dari pekerjaan ini menjadi pelipur lara dan obat untuk hati yang dulu masih dalam kesombongan, tidak mensyukuri nikmat dan sebagainya.

Banyak pelajaran-pelajaran tentang hidup dari orang-orang yang pernah memberikan inspirasi dan wejangannya kepada saya. Dalam setiap ceritanya, mereka selalu mengajarkan bahwa bekerjalah tuk duniamu seakan-akan kamu akan hidup selamanya. Kerja untuk keluarga, anak isteri dan kerja untuk kemapanan. Akan tetapi carilah pekerjaan yang bisa memberikan manfaat untuk orang lain. Bisa berbagi kebaikan untuk orang belum beruntung dan memberikan ilmu pengetahuan kepada mereka yang dalam kekurangan.





Rabu, 25 September 2013

Soal UH 1 BAB I Teknologi Informasi dan Komunikasi


Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1.   1.Sebutkan dan jelaskan 4 (empat) alat yang termasuk peralatan teknologi informasi!
2.   2.Jelaskan arti luas teknologi informasi dan komunikasi!
3    3.Jelaskan perbedaaan komputer generasi  pertama (1940-1959) dengan computer generasi kedua (1959-1965)!
4.   4.Jelaskan istilah-istilah di bawah ini:
a.       IC (Integrated Circuit)
b.      Sistem Decimal Dewey
c.       Inernet Messenger
5.    5.Jelaskan menurut pendapatmu apa keuntungan dan kerugian internet?
GOOD LUCK….

Selasa, 10 September 2013

Keuntungan dan Kerugian Kemajuan Teknologi dan Informasi

Kemajuan yang telah dicapai manusia dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan sesuatu yang patut kita syukuri karena dengan kemajuan tersebut akan memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaan dan tugas yang harus dikerjakannya. Namun, tidak semua kemajuan yang telah dicapai tersebut membawa dampak positif. Diantara kemajuan yang telah dicapai tersebut ternyata dapat membawa dampak negatif bagi manusia. Dibawah ini akan dipaparkan dampak positif (keuntungan) dan negatif(kerugian) dari penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan pemerintahan.
A. Dalam Bidang Sosial
Keuntungan :
Mempermudah komunikasi antara suatu tempat dan tempat yang lain.
Kerugian :
Bentuk komunikasi berubah yang asalnya berupa face to face menjadi tidak. Hal ini dapat menyebabkan komunikasi menjadi hampa.
Seseorang yang terus menerus bergaul dengan komputer akan cenderung menjadi seseorang yang individualis.
Dengan pesatnya teknologi informasi baik di internet maupun media lainnya membuat peluang masuknya hal-hal yang berbau pornografi, pornoaksi, maupun kekerasan semakin mudah.
Semakin memperparah kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat antara orang kaya dan orang miskin.
Maraknya cyber crime yang terus membayangi seperti carding, ulah cracker, manipulasi data dan berbagai cyber crime yang lainnya
Menurut Paul C Saettler dari California State University, Sacramento, Satu hal yang pasti, interaksi anak dan komputer yang bersifat satu (orang) menghadap satu (mesin) mengakibatkan anak menjadi tidak cerdas secara sosial.
B. Dalam Bidang Pendidikan
Keuntungan :
Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
Memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.
Kerugian :
Semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual      (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).
C. Dalam Bidang Ekonomi
Keuntungan :
Membuka lapangan pekerjaan di bidang TIK
Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-traansaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan
Akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
Kerugian :
Dengan mudahnya melakukan transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba.
Hal yang sering terjadi adalah pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang mengakibatkan kerugian financial yang besar.
D. Dalam Bidang Pemerintahan
Keuntungan :
Tenologi Informasi dan Komunikasi yang dikembangkan dalam pemerintahan atau yang disebut e-government membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses kebijakan pemerintah sehingga program yang dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan lancar.
e-government juga dapat mendukung pengelolaan pemerintahan yang lebih efisien, dan bisa meningkatkan komunikasi antara pemerintah dengan sektor usaha dan industri.
Masyarakat dapat memberi masukan mengenai kebijakan-kebijakan yang dibuaat oleh pemerintah sehingga dapat memperbaiki kinerja pemerintah.
Kerugian :
Semakin bebasnya masyarakat mengakses situs pemerintah akan membuka peluang terjadinya cyber crime yang dapat merusak system TIK pada e-government. Misalnya kasus pembobolan situs KPU ketika penyelenggaraan Pemilu oleh seorang cracker.
Referensi bacaan :
Simplebits.com
Harian KOMPAS

Senin, 10 Juni 2013

Kangen rasanya nggak nyambangi blog yang dulu menjadi tempat belajar untuk menulis....blog yang selalu setia menjadi teman di malam hari..On line (OL) di Facebook yang kemudian berada pada titik kejenuhan, hal inilah yang membuat aku ingin menulis di blog kesayanganku ini..Dan mudah-mudahan mulai detik ini aku kembali mendapat banyak isnpirasi untuk menuliskan apa saja yang ada di kota tercintaku ...TRENGGALEK.......

Jumat, 21 Oktober 2011

Bocah yang Telindas Itu Akhirnya Meninggal

BEIJING, KOMPAS.com — Yue Yue, bocah China yang dua kali terlindas mobil dan dibiarkan oleh 18 orang yang lewat, akhirnya meninggal. Yue Yue meninggal pada Jumat (21/10/2011) pukul 00.32 waktu setempat.
Lebih pantas untuk melembagakan sistem pemberian penghargaan kepada orang-orang yang menolong ketimbang menjatuhkan hukuman kepada orang yang tidak memberi pertolongan.
Dalam konferensi pers yang diadakan delapan jam kemudian, kepala RS itu, Su Lei, mengatakan, pihaknya sudah melibatkan dokter terbaik, baik dari sipil maupun militer, untuk menyelamatkan nyawa bocah asal Foshan itu. Su Lei menjelaskan, penyebab kematian bocah dua tahun itu adalah kegagalan otak yang mengakibatkan semua organ tubuhnya berhenti berfungsi.

"Kami sangat menyesal atas kehilangan ini, tetapi kami berterima kasih atas perhatian dan simpatinya," kata Su Lei.

Sebelumnya para dokter yang merawatnya mengatakan, kecil kemungkinan Yue Yue bisa selamat, seperti dilansir Shanghaiist.

Kabar kematian Yue Yue kembali menjadi berita paling banyak dibicarakan di sejumlah weibo, situs microblogging semacam Twitter di China. Orang-orang kembali menyatakan keprihatinan atas nasib yang dialami bocah yang koma sejak peristiwa 13 Oktober itu.

"Selamat jalan, Yue Yue kecil. Di surga tidak ada mobil," tulis seorang pemilik akun di situs microblogging Sina.

"Selamat jalan, dan jangan lagi dilahirkan di China di kehidupanmu selanjutnya," tulis pengguna lain. Banyak komentator yang berspekulasi bahwa keengganan orang-orang untuk menolong Yue Yue didorong kekhawatiran mereka akan dipersalahkan atas kecelakaan yang dialami bocah itu.

Kekhawatiran itu muncul setelah ada kasus di Nanjing pada 2006 ketika seorang lelaki justru didenda setelah dia menolong seorang perempuan yang mengalami kecelakaan. Perempuan yang ditolong itu bahkan menuduhnya sebagai penabrak. Pengadilan kemudian memerintahkan si penolong itu membayar ganti rugi sebesar 45.000 yuan.

"Hakim pada kasus Peng Yu di Nanjing itu sudah menghancurkan kebaikan hati seluruh bangsa, dan kini sulit sekali untuk membangunnya kembali," kata seorang pengguna weibo.

Sebuah opini di Global Times yang terbit hari ini mengatakan, insiden Yue Yue telah mengungkap "sisi gelap" masyarakat China. Namun, penulisnya tidak setuju jika harus ada hukuman bagi orang-orang yang gagal membantu korban.

"Lebih pantas untuk melembagakan sistem pemberian penghargaan kepada orang-orang yang menolong ketimbang menjatuhkan hukuman kepada orang yang tidak (memberi pertolongan). Peristiwa Yue Yue mengingatkan kita pada posisi China di tangga perkembangan moral," demikian opini si penulis. Polisi Foshan mengatakan, dua pengemudi kendaraan yang melindas Yue Yue sudah ditahan dan segera diadili. Salah seorang pelaku ditahan malam setelah kejadian, sementara pengemudi lain menyerahkan diri tiga hari kemudian.

(Kejadian ini juga membuka mata kita, bahwa kita hidup juga untuk orang lain. Kita harus saling menghargai, menghormati, dan tolong menolong kepada siapapun. Masyarakat Indonesia bisa saja menjadi masyarakat yang apatis, tidak peduli orang lain, karena budaya kita. Budaya kita yang asli sudah tergerus zaman, dan mungkin ke depan akan mati)


Kamis, 06 Oktober 2011

FENOMENA DANGDUT KOPLO

Hampir setiap hari orang akan mendengarkan musik, ada orang yang lebih idealis mengatakan bahwa dunia akan sepi tanpa musik. Memang sangat beragam aliran musik di negara ini. Musik tradisional, pop, rock dangdut dan sebagainya. Mereka menawarkan keunikan masing masing untuk memanjakan para penikmatnya. Tidak terkecuali yang satu ini "DANGDUT KOPLO". Benar jika akar aliran musik ini berasal dari dangdut konvensional. Dengan irama yang sangat rancak dangdut koplo begitu terkenal di Jawa Timur tak terkecuali di Trenggalek. Dan dapat dipastikan panggung dangdut koplo akan selalu dipenuhi para penonton. Apa yang menarik dari dari dangdut koplo ini????
Dari segi iringan musik memang iramanya sangat kuat sehingga bisa membuat orang yang mendengarnya menjadi semangat. Atau dari penyanyinya...???Dangdut koplo tak akan laku jika si penyanyi tak bergoyang, apalagi jika tak pandai merayu penonton dengan suara suara nan seksi. Unsur inilah yang membuat masyarakat di Jawa Timur benar benar demam dangdut koplo. Tak peduli masyarakat biasa, acara acara pemerintah pun selalu ada dangdut koplo untuk hiburannya.
Lalu pernahkan kita berfikir dampak yang ditimbulkan fenomena ini?Terutama bagi anak anak yang juga menjadi penikmat dangdut koplo??
Sajian goyangan erotis, syair yang jorok dan tidak berkualitas lambat laun pasti akan merusak moral generasi muda kita. Mereka diberi tontonan yang tidak mendidik sama sekali, apalagi kalau dilihat dari segi agama jelas hal ini menjurus kepada kemaksiatan.
Anehnya pemerintah seakan menutup mata dengan hal ini. Mereka mungkin masih beranggapan bahwa pengarunya sangat kecil bagi anak anak. Lalu apa artinya, selama lebih 6 jam di sekolah dididik dengan pelajaran baik, di rumah diberi contoh contoh moral yang baik?? Kalau semuanya akan luntur, hilang karena besarnya pengaruh sesuatu hal yang mungkin dianggap sepele oleh mereka seperti tontonan DANGDUT KOPLO???
Semoga kita akan menjadi orang tua yang lebih bijak untuk mendidik anak - anak...Karena generasi kita ini butuh contoh yang baik...